Portal Kesehatan

Kumpulan Pengetahuan Kesehatan

Penyebab Kebutaan

Buta mata tentunya hal itu tidak kita inginkan. Karena memang indera penglihatan kita mata sangat bermanfaat dalam kehidupan kita. Baik dalam rangka mencari dan menjemput rejeki maupun dalam kehidupan sehari-hari. Karena memang banyak hal juga yang bisa menjadi penyebab kebutaan mata pada diri kita. Dan kita harus mewaspadai akan tanda gejala kebutaan pada indera penglihatan kita.

Yang dimaksud dengan definisi kebutaan adalah merupakan suatu jenis penyakit yang menyerang mata dan menyebabkan seseorang tidak bisa melihat. Sedangkan pengertian kebutaan menurut WHO sebagai badan kesehatan dunia adalah ketidak mampuan mata untuk melihat dalam jarak 3 meter atau kurang.

Penyebab Tanda Gejala Kebutaan

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan terjadinya kebutaan yang terdapat di Indonesia ini. Berikut beberapa penyebab kebutaan yaitu :
1. Penyakit Katarak.
Katarak adalah kekeruhan yang terdapat pada lensa mata yang bisa menyebabkan gangguan penglihatan sampai dengan timbulnya mata buta pada diri seseorang. Penyebab katarak bisa oleh karena proses penuaan atau pun karena jenis penyakit infeksi mata atau bisa juga karena trauma yang terjadi pada organ mata itu sendiri.
2. Glaukoma
Yang dimaksud dengan penyakit glaukoma adalah salah satu jenis penyakit mata dengan gejala yang tidak langsung, yang secara bertahap akan bisa mengakibatkan penglihatan pandangan mata semakin lama akan semakin berkurang sehingga akhirnya mata akan menjadi buta secara permanen.

Katarak ini di Indonesia menduduki peringkat pertama yang menyebabkan dan menimbulkan kebutaan permanen. Faktor resiko timbulnya penyakit katarak ini adalah paparan sinar matahari (ultraviolet), bisa juga karena pola hidup kurang sehat. Namun bila katarak ini segera mendapatkan pengobatan atau pun operasi katarak, maka hal ini akan bisa meminimalisi terjadinya buta organ mata. Karena memang pengobatan katarak adalah dengan melalui pembedahan atau pun operasi.

Sedangkan penyebab mata buta selanjutnya adalah glaukoma. Penyakit glaukoma ini bisa terjadi dengan beberapa faktor resiko. Faktor resiko terjadinya glaukoma diantaranya yaitu : Keluarga mempunyai riwayat penakit yang sama, penyakit DM bisa menjadi faktor penyebab glaukoma selanjutnya. Penyakit Hipertensi (tekanan darah tinggi), Usia atau umur lebih dari 45 tahun.

Tanda Gejala Kebutaan Dini bisa kita kenali dengan hal-hal seperti berikut ini.
  1. Penglihatan mata mulai mengalami kabur (tidak jelas).
  2. Pandangan mata tidak bisa fokus lagi terhadap obyek yang dilihat.
  3. Obyek yang terlihat bisa kelihatan menjadi dua bahkan lebih. Padahal hanya satu obyek yang nyata.
Gejala buta mata yang ditunjukkan memang mirip dengan tanda yang terdapat dalam katarak. Kebutaan seringkali datang tiba-tiba dan tanpa meniggalkan rasa sakit apapun pada penderitanya. Justru karena hal itu, maka langkah terbaik yang bisa kita lakukan adalah segera menghubungi dokter mata jika ada gejala atau tanda aneh pada mata kita. Banyak kasus kebutaan bisa ditangani ketika pasien segera memeriksakan kondisinya secepat mungkin, namun jika pasien terlambat maka tingkat keberhasilan akan sangat kecil.

Pencegahan buta mata juga bisa kita lakukan. Beberapa diantaranya yaitu dengan menghindari dari penyebab timbulnya buta mata itu sendiri. Membiasakan pola hidup sehat dan menjaga kesehatan mata adalah point utama dalam rangka tips cara mencegah kebutaan mata itu sendiri.

Kebutaan merupakan kondisi dimana seseorang mengalami gangguan pada indra pengelihatannya, hal ini bisa meliputi dua hal yaitu berkurangnya ketajaman mata atau tidak dapat meihat objek di sekelilingnya sama sekali.

Meskipun pada akhirnya istilah kebutaan sering digunakan untuk kondisi dimana mata sudah tidak dapat berfungsi lagi baik tanpa atau dengan kacamata. Dan dalam hal ini harus bisa kita membedakan antara buta mata dan juga buta warna pula.

1 Komentar untuk "Penyebab Kebutaan"

semoga kita dapat menjaga satu dari lima pancaindera anugerah dari Allah yang amat penting dan diberikan kesihatan mata yang baik.

 
Copyright © 2013 - 2014 Portal Kesehatan - All Rights Reserved
Template By Catatan Info